MIU Login

Expert Talk ICP: Etnomatematika dalam Tradisi Tumpengan, Mengaitkan Matematika dengan Budaya Lokal

Pada tanggal 4 September 2024, Unit International Class Program (ICP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara Expert Talk ICP yang bertajuk “Ethnomathematics in Tumpengan Tradition”. Bertempat di Meeting Room Megawati Lt. 2, acara ini menghadirkan Dr. Marhayati, M.PMat sebagai pembicara utama. Dengan mengangkat topik etnomatematika, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berharga bagi dosen dalam mempresentasikan karya ilmiah mereka dalam bahasa Inggris, serta memperkaya wawasan mahasiswa mengenai keterkaitan matematika dengan kebudayaan, khususnya tradisi tumpengan.

Dalam paparan yang menarik perhatian banyak peserta, Dr. Marhayati menjelaskan bagaimana konsep matematika dapat ditemukan dalam tradisi tumpengan, salah satu budaya khas masyarakat Jawa. Tradisi ini biasa digelar dalam acara-acara penting seperti syukuran dan perayaan. Ia menguraikan bahwa bentuk kerucut dari nasi tumpeng serta proporsi lauk-pauk yang mengelilinginya dapat dianalisis menggunakan pendekatan matematika. Pola geometris, simetri, dan penghitungan proporsi dalam penyajian makanan pada tumpeng merupakan contoh penerapan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Dr. Marhayati menyoroti bahwa tumpengan bukan hanya sebatas tradisi kuliner, tetapi juga menyimpan makna filosofi yang dapat dihubungkan dengan konsep-konsep matematika seperti teori bilangan, simetri, dan geometri. “Tradisi yang kita temui sehari-hari sebenarnya menyimpan banyak unsur matematika, namun sering kali kita tidak menyadarinya. Etnomatematika membuka cara pandang baru untuk memahami matematika dari perspektif budaya,” ujarnya.

Acara ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa FITK, yang terlihat sangat antusias. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mendalami etnomatematika lebih jauh melalui diskusi interaktif yang dipandu oleh narasumber. Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan etnomatematika di budaya lain di Indonesia, seperti dalam tenun, batik, dan arsitektur tradisional. Dr. Marhayati juga memberikan gambaran bagaimana etnomatematika dapat menjadi topik penelitian yang menarik dan relevan dengan pengembangan ilmu pengetahuan di masa depan.

Bagi para dosen, acara ini menjadi momen penting untuk melatih kemampuan mereka dalam mempresentasikan karya ilmiah dalam bahasa Inggris. Ini merupakan langkah penting dalam mendukung internasionalisasi dan penguatan daya saing akademik dosen di kancah global. Keterampilan tersebut sangat diperlukan, mengingat tuntutan pendidikan tinggi yang semakin terbuka dan kompetitif di era modern. Melalui acara ini, para dosen diharapkan semakin percaya diri dalam menghadapi tantangan akademik di tingkat internasional.

Sementara itu, mahasiswa yang hadir tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tentang etnomatematika, tetapi juga menyadari bahwa matematika adalah ilmu yang hadir dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya dan tradisi. Seminar ini membuka perspektif baru bagi mereka dalam memandang matematika tidak hanya sebagai ilmu yang abstrak, tetapi juga sebagai sesuatu yang bisa diterapkan dalam konteks sosial dan budaya.

Expert Talk ICP ini merupakan salah satu program unggulan dari Unit ICP FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertujuan untuk mendukung pengembangan kompetensi akademik dosen dan mahasiswa. Acara ini menekankan pentingnya kolaborasi antara matematika dan budaya, serta mendorong mahasiswa untuk aktif mengeksplorasi penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan mahasiswa dan dosen dapat terus meningkatkan kemampuan mereka di bidang akademik sekaligus menjaga keterkaitan dengan budaya lokal.

Seminar ini juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan matematika bisa dikemas secara kreatif dan relevan dengan kehidupan masyarakat, sehingga mampu menarik minat mahasiswa dan memberikan manfaat yang lebih luas dalam konteks budaya dan pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait