MIU Login

Tadarus Tadris Matematika #3: Profesionalisme Guru Matematika Sebelum dan Sesudah Terverifikasi

Pada Kamis, 19 Januari 2023, Program Studi Tadris Matematika UIN Malang menyelenggarakan Tadarus Tadris Matematika edisi ketiga melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengangkat tema “Profesionalisme Guru Matematika Sebelum dan Sesudah Terverifikasi: Ojo Dibandeng-bandengke?” dengan narasumber

Dr. Imam Sujarwo, M.Pd. Tema ini diambil untuk menggugah kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya profesionalisme dalam dunia pendidikan, khususnya bagi guru matematika, di era yang terus berkembang ini. Dr. Imam Sujarwo, yang merupakan pakar dalam bidang pendidikan matematika, membahas perjalanan seorang guru dalam mencapai profesionalisme. Ia menjelaskan bahwa proses verifikasi, yang sering kali diartikan sebagai pengakuan formal, sejatinya memiliki makna yang lebih dalam. Verifikasi tidak hanya berfungsi sebagai tanda pengakuan, tetapi juga sebagai tolok ukur untuk mengukur kualitas dan tanggung jawab guru dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini menjadi penting karena guru matematika memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah.

Dalam sesi ini, Dr. Imam juga menyoroti perbedaan antara guru yang sudah terverifikasi dan yang belum. Ia menekankan bahwa meskipun memiliki sertifikasi, guru harus terus berupaya untuk meningkatkan kompetensinya. Proses belajar tidak berakhir dengan terverifikasi; justru di sinilah tantangan baru dimulai. Para guru dituntut untuk terus mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang pendidikan, termasuk metode pengajaran yang inovatif dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

Mahasiswa Tadris Matematika yang mengikuti acara ini sangat antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang diberikan selama sesi diskusi. Mereka menyadari bahwa profesionalisme bukan sekadar aspek administratif, melainkan mencakup etika kerja, komitmen, dan dedikasi terhadap siswa. Diskusi ini membuka wawasan mereka tentang pentingnya menjadi guru yang tidak hanya memenuhi syarat formal, tetapi juga mengedepankan integritas dan kualitas pengajaran.

Dr. Imam juga memberikan beberapa contoh konkret mengenai tantangan yang dihadapi guru di lapangan, terutama terkait dengan pelaksanaan kurikulum yang terus berubah. Ia menekankan bahwa seorang guru yang profesional harus mampu beradaptasi dengan cepat dan menemukan solusi atas masalah yang dihadapi di kelas. Kesiapan untuk berinovasi dan mengeksplorasi cara-cara baru dalam mengajar menjadi kunci untuk meraih kesuksesan dalam profesi ini.

Di akhir sesi, Dr. Imam memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik. Ia menegaskan bahwa perjalanan menuju profesionalisme adalah proses yang berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan untuk tidak hanya fokus pada pencapaian sertifikasi, tetapi juga untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan matematika di Indonesia. Kesadaran akan pentingnya peningkatan kapasitas diri harus menjadi bagian dari cita-cita mereka sebagai calon pendidik. Program Studi Tadris Matematika UIN Malang berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa yang dapat membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang profesionalisme guru. Dengan diadakannya Tadarus Tadris Matematika #3, diharapkan mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan sebagai guru di masa depan, serta siap memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam bidang matematika.

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait